Pengaruh Pupuk Organik Cair (POC) Urine Kelinci Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.)

Penulis

  • Lailatul Hikmah Mahasiswa Penulis
  • Abdurrahman Salim Politeknik Negeri Jember Penulis
  • Abdul Madjid Politeknik Negeri Jember Penulis
  • Titien Fatimah Politeknik Negeri Jember Penulis

DOI:

https://doi.org/10.71333/b4ync553

Kata Kunci:

Tanaman Kakao, Urine Kelinci, Nitrogen, Pembibitan Kakao

Abstrak

Tanaman kakao (Theobroma cacao. L) merupakan komoditas eskpor 
unggulan yang sangat potensial di negara Indonesia. Sedangkan masa pembibitan 
bibit yang baik berumur 3 sampai 6 bulan. Pembibitan tanaman kakao yang 
optimal akan menghasilkan tanaman buah kakao yang berkualitas dengan tingkat 
hasil panen yang maksimal. Media tanam pada masa pembibitan harus dilakukan 
pemeliharaan selama proses pembibitan . Salah satu proses pemeliharaan yang 
dapat digunakan adalah pemupukan. Alternatif pupuk yang dapat digunakan 
sebagai pengganti pupuk kimia atau anorganik dengan memanfaatkan urine 
hewan kelinci sebagai pupuk organik cair (POC). Penelitian ini bertujuan untuk 
mengkaji pemanfaatan pupuk organik cair (POC) dari bahan baku urine kelinci 
pada masa pembibitan tanaman kakao. Metode penelitian yang digunakan pada 
yaiu Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial yang terdiri dari 4 taraf 
Perlakuan yaitu POC Urine Kelinci dosis P0 sebanyak 0 ml, P1 sebanyak 50 ml, 
P2 sebanyak 100 ml, dan P3 sebanyak 150 ml dengan frekuensi pengaplikasian 2 
minggu sekali selama umur bibit 90 hari pada tanaman kakao sebanyak 140 bibit. 
Hasil terbaik penelitian serta parameter yang digunakan terjadi pada umur 90 HST 
parameter tinggi tanaman dengan rata-rata 25,64 cm, diameter batang dengan rata-
rata 0,43 cm, jumlah daun dengan rata-rata 9,04 helai, berat basah total tajuk 
tanaman dengan rata-rata 9,36 gram, dan berat kering total tajuk tanaman dengan 
rata-rata 2,69 gram.

Unduhan

Diterbitkan

2024-02-20

Terbitan

Bagian

Artikel